Under About BDDP NTB | By Administrator on 2014-10-28 13:11:50

NTB Diusulkan Jadi Tuan Rumah

Mataram - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) mengusulkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah "World Islamic Travel Mart" (WITM) dan "Join International Seminar on Islamic Tourism" 2015.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Taufan Rahmadi, mengatakan, usulan itu sudah disampaikan Kemparekraf kepada President WITM, Dato' Mohamad Khalid Harun.

Menurut dia, NTB merupakan salah satu dari 12 provinsi di Indonesia, yang dinyatakan siap menjadi destinasi wisata syari'ah oleh Kemparekraf dan memiliki peluang cukup dominan dikunjungi wisatawan dari negara-negara di kawasan Timur Tengah.

"Masukan dari Kemparekraf ini menjadi motivasi bagi BPPD NTB, dalam menggenjot promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke ke provinsi ini," katanya di Mataram, Jumat, (24/10).

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, kata Taufan, sudah meletakkan dasar Lombok-Sumbawa sebagai destinasi wisata syari'ah.

Saat ini, kata dia, pihaknya ikut ambil bagian dalam "Exhibition Travel Mart" (ETM), di Balai Kuningan Jakarta yang digelar pada 25-26 Oktober 2014.

ETM yang dikemas dalam agenda "Indonesian Travel and Holiday Fair", ini dihadiri lebih dari 20 "exhibitor" dan 30 pembeli dari berbagai perusahaan serta agen pariwisata asing.

Keikutsertaan NTB dalam pameran pasar wisata tersebut diharapkan memberi dampak positif bagi kemajuan pariwisata Lombok-Sumbawa.

Menurut Taufan, pameran yang mengedepankan tema wisata syari'ah tersebut memberi kesempatan kepada "exhibitor" bertemu langsung dengan 30 pembeli luar negeri dan sekitar 10 ribu calon wisatawan domestik.

"Pembeli asing didominasi dari negara Jepang, Australia, Singapura dan Malaysia," ujarnya.

Dia menambahkan, ETM tersebut dirangkai dengan seminar sehari tentang peluang dan potensi wisata syari'ah di Indonesia.

Taufan mengaku dirinya juga ditunjuk sebagai salah satu pembicara bersama dua akademisi bidang pariwisata dari Malaysia, yakni Nor'ain Othman dan President Join International Seminar on Islamic (JOSIT) Zulkifli Hasan.

Dia memanfaatkan peluang tersebut untuk memaparkan potensi pariwisata NTB, baik wisata konvensional maupun syari'ah.

Dari 12 provinsi yang ditunjuk Kemenparekraf sebagai destinasi tujuan wisata Islam, hanya NTB yang sudah siap dengan paket wisata syari'ahnya karena didukung keberadaan penghafal Alquran, predikat Pulau Seribu Masjid, pondok pesantren dan kota-kota santri yang ada di Pulau Lombok, dan Pulau Sumbawa.

"Daerah kita punya banyak peluang, tinggal menata sedikit lagi untuk lebih siap menjadi destinasi wisata syari'ah," ucap Taufan.

Penulis: /FER

Sumber: Antara

Tulis Komentar 0 Comment

Komentar